POLMAN,Terbitsulbar.com – UPTD Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Sulawesi Barat kembali menunjukkan kinerja produktif di awal tahun, dengan melaksanakan panen melon hasil budidaya di lahan perbenihan UPTD BBTPH tepatnya di Balai Benih Induk Hortikultura (BBIH) Rea Timur, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar.
Panen melon dilaksanakan pada akhir pekan lalu. Kegiatan ini merupakan bagian dari optimalisasi pemanfaatan lahan dan sumber daya manusia untuk produksi buah dan sayuran jangka pendek.
Kegiatan budidaya dan panen melon tersebut sejalan dengan arah kebijakan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM), khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan penyediaan bahan pangan segar bagi masyarakat. Melalui penguatan peran UPTD teknis, Pemprov Sulbar mendorong ketersediaan komoditas hortikultura yang berkelanjutan, termasuk untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di lahan perbenihan UPTD BBTPH, sebagian tanaman melon telah berhasil dipanen, sementara sebagian lainnya masih dalam tahap pemeliharaan pasca tanam. Proses budidaya dilakukan secara intensif dengan penerapan perlakuan teknis yang berkelanjutan guna memastikan kualitas dan produktivitas hasil panen.
Kepala UPTD BBTPH, Nasaruddin, menegaskan bahwa pengembangan tanaman buah dan sayuran jangka pendek di UPTD BBTPH akan terus didorong sebagai sarana pembelajaran dan percontohan bagi petani di Sulawesi Barat.
“UPTD BBTPH kami harapkan menjadi rujukan bagi petani, baik dari sisi teknologi budidaya maupun manajemen produksi. Kebutuhan sayuran dan buah segar saat ini semakin meningkat, terutama untuk mendukung Program MBG,” jelas Nasaruddin.
Menurutnya, keberadaan dapur-dapur MBG membutuhkan pasokan pangan segar yang konsisten dan berkualitas. Oleh karena itu, petani di Sulawesi Barat didorong untuk menangkap peluang tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan ekonomi dan penguatan ketahanan pangan daerah.
Nasaruddin juga menegaskan, seluruh aktivitas budidaya yang dilakukan di UPTD BBTPH merupakan bagian dari komitmen mendukung kebijakan dan program strategis Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat.
“UPTD BBTPH hadir sebagai instrumen pemerintah daerah untuk memastikan kebijakan pimpinan daerah di sektor pertanian dapat diimplementasikan di lapangan. Apa yang kami lakukan hari ini adalah bentuk dukungan nyata terhadap visi dan Pancadaya Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, SDK–JSM, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendukung Program MBG,” tegas Nasaruddin.
Saat ini, sebagian tanaman melon telah memasuki masa panen, sementara sebagian lainnya masih dalam tahap pemeliharaan pasca tanam. Seluruh proses budidaya dilakukan dengan perhatian dan perlakuan khusus guna memastikan kualitas dan produktivitas hasil panen yang optimal dan berkelanjutan. (*/Ts)












Komentar