MAMUJU – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Barat telah merilis beberapa indikator strategis terkini.
Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Provinsi Sulawesi Barat, Agus Gede Hendrayana, dalam siaran persnya Senin (03/01)
Berdasarkan data BPS Sulbar, Pada Desember 2021, Mamuju mengalami inflasi sebesar 1,00 persen.
Baca Juga : Desember 2021, Nilai Tukar Petani Sulawesi Barat Turun 0,52 Persen
Inflasi di kota Mamuju terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya beberapa indeks kelompok pengeluaran yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau 1,83 persen; kelompok pakaian dan alas kaki 0,09 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,97 persen; kelompok kesehatan 0,59 persen; kelompok transportasi 0,98 persen; dan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya 0,44 persen.
November 2021, Perkembangan Pariwisata dan Transportasi di Sulbar Naik
Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi yaitu kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,09 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,09 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,06 persen.
Tingkat perubahan indeks tahun kalender dan perubahan indeks tahun ke tahun pada Desember 2021 di Mamuju mencatatkan terjadinya inflasi 4,39 persen.
Perkembangan Perdagangan Luar Negeri di Provinsi Sulawesi Barat November 2021
Berdasarkan hasil Survei Harga Konsumen 90 kota di Indonesia pada bulan Desember 2021, menunjukkan bahwa 88 kota mengalami inflasi dan 2 kota mengalami deflasi.
Inflasi tertinggi terjadi di Jayapura sebesar 1,91 persen dan terendah di Pekanbaru sebesar 0,07 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Dumai sebesar 0,13 persen dan terendah di Bukittinggi sebesar 0,04 persen.












Komentar